Kamis, 14 Mei 2015

operator dalam bahasa pemprograman algoritma



1. Operator Aritmatika
Digunakan untuk melakukan pemrosesan yang berhubungan dengan aritmatika yaitu +,-,/,Mod,*

Seperti contoh  A = A + 1, maka tanda + dinamakan operator yang tergolong aritmatika.

2. Operator Penugasan/Asigment
Digunakan untuk penyimpanan suatu nilai. Operator Penugasan ini yaitu tanda = (sama dengan).

Seperti contoh diatas A = A + 1, maka tanda = tergolong operator penugasan.

3. Operator Logika
Digunakan untuk membantu dalam proses seleksi keputusan. Operator logika yaitu And, Or, Not

Seperti contoh : IF Nilai>=80 AND Nilai<=100 Then, maka AND tersebut merupakan jenis operator logika. Dari pernyataan IF tersebut terdiri dari dua kondisi, yang kedua kondisi harus menghasilkan nilai BENAR sehingga IF tersebut menghasilkan nilai BENER juga.

4. Operator String
Digunakan untuk menggabungkan nilai String. Operator ini hanya 1 yaitu simbol + 

Seperti contoh :

Nama1 = "Mesran"
Nama2 = "Aan"
Nama3 = Nama1 + Nama2

maka nama3 akan menghasilkan Mesran Aan

pengenalan program java dan netbeans


PENGENALAN JAVA DAN NETBEANS 
Sebelum melangkah kepada penjelasan Object Oriented Programming (OOP) yang
nantinya akan kita implementasikan di bahasa pemrograman java, maka perlu kiranya kita
mengetahui dan mengenal java.
Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan
pada berbagai platform sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu
sistem operasi, tetapi dikembangkan untuk  berbagai sistem operasi dan bersifat  open
source. Java berasal dari pengembangan bahasa C++ sehingga strukturnya seperti bahasa
C++.
Ialah James Gosling dan Patrick Naughton yang berhasil mengembangkan Java dalam
suatu proyek dari SUN Microsystem. Awalnya James ingin memberi bahasa pemrograman
tersebut dengan nama OAK yang berasal dari pohon yang terdapat pada kantor James
Gosling, tetapi akhirnya diberi nama Java setelah mendapat ide sewaktu minum kopi.
Java sering digunakan oleh semua segmen, karena mampu merambah seluruh hal, dari
pemrogaman dekstop hingga pemrograman mobile (mobile programming) dan Java juga
terkenal mudah digunakan, karena seluruh sistem operasi dapat menjalankan Java. Sistem
operasi itu antara lain  Window, Linux, DOS, Unix, dan  lain-lainnya sehingga banyak
pengguna memakainya.
 Java telah berkembang dari semula diciptakan untuk pemrograman  applet   (program
komputer yang telah dikompilasi menjadi  bytecode, yaitu suatu  keadaan program yang
dapat dieksekusi langsung; tambahan di dalam suatu homepage selain gambar) yang
berjalan di web browser menjadi bahasa pemrograman yang terkenal untuk pengembangan
berbagai  aplikasi komputer yang berjalan  di beragam perangkat mulai dari handled
devices seperti handphone, PDA (Personal Digital Assistant) sampai aplikasi khusus yang
tersebar di berbagai macam komputer server.
Apakah bahasa Java itu mudah? Bahasa Java merupakan bahasa sederhana, hanya terdiri
beberapa struktur yang tetap, sering disebut sebagai bahasa C++ yang kurang, karena
susunannya yang lebih kecil dibanding  bahasa C++. Namun karena diatur secara baik,
bahasa Java mudah diperluas melalui  pengembangan-pengembangan untuk keperluan
khusus.
 Namun bila dikaitkan dengan seluruh kemampuan yang luar biasa tentu java bukan bahasa
yang sederhana dan mudah. Walaupun begitu  bila kita menyenanginya, mempelajari
bahasa Java tidaklah terlalu sulit.
Mengapa Mempelajari JAVA?
Berdasarkan white paper resmi dari SUN, Java memiliki karakteristik berikut :
1. Sederhana (Simple)
Bahasa pemrograman Java menggunakan Sintaks mirip dengan C++ namun sintaks
pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan penggunaan pointer yang
rumit dan multiple inheritance. Java juga menggunakan automatic memory allocation
dan memory garbage collection.
2. Berorientasi objek (Object Oriented)  Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
2
Java mengunakan pemrograman berorientasi objek yang membuat program dapat
dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi
objek memodelkan dunia nyata kedalam objek dan melakukan interaksi antar objekobjek tersebut.
3. Terdistribusi (Distributed)
Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya
libraries networking yang terintegrasi pada Java.
4. Interpreted
Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM).
Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes
dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.
5. Robust
Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai kemampuan
mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java
mempunyai  runtime-Exception handling  untuk membantu mengatasi error pada
pemrograman.
6. Secure
Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, Java memiliki
beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk
merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.
7. Architecture Neutral
Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai satu buah
versi yang dapat dijalankan pada platform berbeda dengan Java Virtual Machine.
8. Portable
Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang
berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.
9. Performance
Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat
ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan Inprise, Microsoft
ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time Compilers (JIT).
10. Multithreaded
Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat melakukan
beberapa pekerjaan secara sekaligus dan simultan.
11. Dynamic
Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan pada
suatu  class  dengan menambahkan properties ataupun method dapat dilakukan tanpa
menggangu program yang menggunakan class tersebut.
1. Fase Pemrograman Java
Gambar dibawah ini menjelaskan aliran proses kompilasi dan eksekusi sebuah program
Java :  Langkah pertama dalam pembuatan sebuah program berbasis Java adalah menuliskan
kode program pada text editor. Contoh text editor yang dapat digunakan antara lain :
notepad, vi, emacs dan lain sebagainya. Kode program yang dibuat kemudian
tersimpan dalam sebuah berkas berekstensi .java.
Setelah membuat dan menyimpan kode program, kompilasi file yang berisi kode
program tersebut dengan menggunakan Java Compiler. Hasil dari adalah berupa berkas
bytecode dengan ekstensi .class.
Berkas yang mengandung  bytecode tersebut kemudian akan dikonversikan oleh Java
Interpreter menjadi bahasa mesin sesuai dengan jenis dan platform yang digunakan.
Java
Compiler
Java
Interpreter
Hello.java
Editor
Hello.class
Satu kali  Berkali-kali setiap
Program dijalankan
Proses  Tool  Hasil
Menulis kode program   Text editor   Berkas berekstensi .java
Kompilasi program   Java Compiler   Berkas berekstensi .class(Java Bytecodes)
Menjalankan program   Java Interpreter   Program Output
Macam-macam Text Editor / Tool yang  umum digunakan untuk menuliskan source
code Java, antara lain :
a. NotePad
b. JCreator ( http://www.jcreator.com )
c. Edit Plus ( http://www.editplus.com )
d. Gel ( http://www.gexperts.com )
e. JFrameBuilder ( http://www.mars3000.com )
f. NetBeans (www.netbeans.org )
g. Eclipse (http://www.eclipse.org )
h. Borland JBuilder (www.borland.com )
i. JDeveloper (http://www.oracle.com/technology/jdev ), dan lain-lain
2. Pengenalan NetBeans
NetBeans mengacu pada dua hal, yakni platform untuk pengembangan aplikasi
desktop java, dan sebuah  Integrated Development Environment (IDE) yang dibangun
menggunakan platform NetBeans.
Platform NetBeans memungkinkan aplikasi dibangun dari sekumpulan komponen
perangkat lunak moduler yang disebut 'modul'. Sebuah modul adalah suatu arsip Java
(Java  archive) yang memuat kelas-kelas Java untuk berinetraksi dengan  NetBeans
Open API dan file manifestasi yang mengidentifikasinya sebagai modul. Aplikasi yang
Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
3Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
4
dibangun dengan modul-modul dapat dikembangkan dengan menambahkan modulmodul baru. Karena modul dapat dikembangkan secara independen, aplikasi berbasis
platform NetBeans dapat dengan mudah dikembangkan oleh pihak ketiga secara
mudah dan powerful.
Platform NetBeans
Platform NetBeans adalah framework yang dapat digunakan kembali (reusable) untuk
menyederhanakan pengembangan aplikasi desktop. Ketika aplikasi berbasis platform
NetBeans dijalankan, kelas Main dari platform dieksekusi. Modul-modul yang tersedia
ditempatkan di sebuah registry di dalam memori, dan tugas startup modul dijalankan.
Secara umum, kode modul dimuatkan ke dalam memori hanya ketika ia diperlukan.
Aplikasi dapat menginstal modul secara dinamis. Aplikasi dapat memasukkan modul
Update Center untuk mengijinkan pengguna aplikasi men-download digitally-signed
upgrade dan fitur-fitur baru secara langsung ke dalam aplikasi yang berjalan.
Penginstalan kembali sebuah upgrade atau  rilis baru tidak memaksa pengguna untuk
men-download keseluruhan aplikasi lagi.
Platform NetBeans menawarkan layanan-layanan yang umum bagi aplikasi desktop,
mengijinkan pengembang untuk fokus ke logika yang spesifik terhadap aplikasi. Fiturfitur yang disediakan oleh platform NetBeans:
• Manajemen antarmuka (misal: menu & toolbar)
• Manajemen pengaturan pengguna
• Manajemen penyimpanan (menyimpan dan membuka berbagai macam data)
• Manajemen jendela
• Wizard framework (mendukung dialog langkah demi langkah)
NetBeans IDE
NetBeans IDE adalah IDE ( integrated development environment ) open source yang
ditulis sepenuhnya dengan bahasa pemrograman Java menggunakan platform
NetBeans. NetBeans IDE mendukung pengembangan semua tipe aplikasi Java (J2SE,
web, EJB, dan aplikasi  mobile). Fitur lainnya adalah sistem proyek berbasis Ant,
kontrol versi, dan refactoring.
Paket-Paket Tambahan NetBeans IDE
- NetBeans Mobility Pack
NetBeans Mobility Pack adalah alat untuk mengembangkan aplikasi yang berjalan
pada perangkat bergerak (mobile), umumnya telepon seluler, tetapi juga mencakup
PDA, dan lain-lain.
NetBeans Mobility Pack dapat digunakan untuk menulis, menguji, dan  debugging
aplikasi untuk perangkat  bergerak yang menggunakan teknologi berplatform Java
Micro Edition (platform Java ME). Paket ini mengintegrasikan dukungan terhadap
Mobile Information Device Profile (MIDP) 2.0,  Connected Limited Device
Configuration (CLDC) 1.1, dan  Connected Device Configuration (CDC). Emulator
dari pihak ketiga dapat diintegrasikan  dengan mudah untuk lingkungan pengujian Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
5
yang lebih kokoh.  NetBeans Mobility Pack saat ini tersedia dalam dua klaster yang
berbeda, yang satu memuat CDC dan yang lainnya CLDC.
- NetBeans Profiler
NetBeans Profiler adalah alat untuk mengoptimalkan aplikasi Java, membantu
menemukan kebocoran memori dan mengoptimalkan kecepatan.
Profiler ini berdasarkan sebuah proyek riset  Sun Laboratories yang dahulu bernama
Jfluid. Riset tersebut mengungkap teknik tertentu yang dapat digunakan untuk
menurunkan  overhead proses  profiling aplikasi Java. Salah satu dari teknik tersebut
adalah instrumentas i kode byte dinamis, yang berguna untuk  profiling aplikasi Java
yang besar. Dengan menggunakan instrumentasi kode byte dinamis dan algoritmaalgoritma tambahan,  Netbeans Profiler mampu mendapatkan informasi  runtime
aplikasi yang terlalu besar atau kompleks bagi  profiler lain. NetBeans IDE 6.0 akan
mendukung  Profiling Point yang memungkinkan kita memprofilkan titik yang tepat
dari eksekusi dan mengukur waktu eksekusi.
- NetBeans C/C++ Pack
NetBeans C/C++ Pack menambahkan dukungan terhadap pengembang C/C++ ke
NetBeans IDE 5.5. Paket ini memperbolehkan pengembang menggunakan sekumpulan
kompiler dan alat sendiri bersama dengan NetBeans IDE untuk membangun aplikasi
native untuk MS Windows, Linux, dan Solaris. Paket ini membuat editor mengenali
bahasa C/C++ dan menyediakan  project template, browser kelas yang dinamis,
dukungan pembuatan file dan fungsionalitas  debugger. Para pengembang juga dapat
mengembangkan paket tersebut dengan fungsionalitas tambahan mereka sendiri.
- NetBeans Enterprise Pack
NetBeans Enterprise Pack memperluas dukungan terhadap pengembangan aplikasi
perusahaan dan web service mulai NetBeans IDE 5.5.
Enterprise Pack ini mengembangkan kemampuan untuk menulis, menguji, dan debug
aplikasi dengan arsitektur berorientasi layanan (Service-Oriented Architecture)
menggunakan XML, BPEL, dan Java web service. Paket ini menambahkan alat desain
visual untuk pemodelan UML, skema XML, dan  web service orchestration, juga
dukungan untuk web service dengan menggunakan identitas yang aman. Paket ini juga
menginstal dan mengkonfigurasi runtime yang diperlukan, termasuk mesin BPEL dan
server manajemen identitas yang terintegrasi dengan  Sun Java System Application
Server.
- NetBeans Ruby Pack
Versi NetBeans 6.0 mengijinkan pengembangan IDE menggunakan Ruby dan Jruby,
sebagaimana Rails untuk dua implementasi Ruby yang lain. Preview NetBeans Ruby
Pack tersedia sejak rilis Milestone 7 NetBeans 6.
Ruby Pack memasukkan fungsionalitas editor seperti:
• Pengeditan dasar
• Pewarnaan sintaks untuk Ruby
• Pelengkapan kode
• Occurence highlighting
• Pop-up dokumentasi yang terintegrasi untuk pemanggilan Ruby API
• Analisis semantik dengan  highlighting parameter dan variabel lokal yang tidak
terpakai  - NetBeans JavaScript Editor
NetBeans JavaScript Editor menyediakan perluasan dukungan terhadap Java

sejarah program java


Sejarah Singkat Java
   Pada tahun 1991, sekelompok insinyur SUN yang dipimpin Patrick Naughtonan James Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk perangkat consumer seperti cable Tv box. Karena perangkat itu tidak mempunyai banyak memori, bahasa harus berukuran kecil dan menghasilkan kode yang liat, maka bahasa harus bebas dari arsitektur manapun. Proyek ini diberi nama kode Green.
   Nama JAVA sendiri terinspirasi pada saat orang–orang di proyek Green sedang menikmati secangkir kopi di sebuah kedai kopi yang kemudian dengan tidak sengaja salah satu dari mereka menyebutkan kata JAVA yang mengandung arti asal bijih kopi. Kebutuhan kecil, liat dan kode netral terhadap platform mengantar tim mempelajari implementasi Pascal yang pernah dicoba. Niklaus Wirth, pencipta bahasa Pascal telah merancang bahasa portable yang menghasilkan kode antara untuk mesin hipotesis.
   Pada tahun 1995, Netscape memutuskan membuat browser yang dilengkapi dengan Java. Setelah itu diikuti IBM, Symantec, Inspire, bahkan Microsoft. Bahasa Java merupakan karya Sun Microsystem Inc. Rilis resmi dilakukan pada Nopember 1995. Maskot Java adalah Duke. Dua bulan berikutnya Netscape menjadi perusahaan pertama yang memperoleh lisensi bahasa Java dari Sun.

pengenalan program java


PENGENALAN JAVA, STRUKTUR DAN TIPE DATANYA
Pengenalan Java
Dalam Java ada 2 jenis program berbeda, yaitu aplikasi dan applet. Keduanya merupakan bagian dari execute, dimana execute merupakan salah satu fase kelima dalam siklus program Java. Aplikasi adalah program yang biasanya disimpan dan di eksekusi dari komputer lokal. Applet adalah program yang biasanya disimpan pada komputer yang jauh,yang dikoneksikan pemakai lewat web browser. Komputer jauh menjalakan web server yang memberi layanan terhadap permintaan web browser.
Kebanyakan bahasa pemrograman
 modern berdiri di atas pustaka-pustaka kelas yang telah ada untuk mendukung fungsionalitas bahasanya. Pada bahasa Java, kelompok-kelompok kelas yang berkaitan erat dimasukkan dalam satu paket, bervariasi sesuai edisi Java.
Java adalah bahasa yang dapat dijalankan dimanapun dan di sembarang
 platformapapun, di beragam lingkungan: Internet, intranets, consumer electronic products, dancomputer applications. Untuk beragam aplikasi yang dibuat dengan bahasa Java, Java dipaketkan dalam edisi-edisi berikut:

·                     Java 2 Standar Edition (J2SE), J2SE menyediakan lingkungan pengembangan yang kaya fitur, stabil, aman, dan cross-platform. Edisi ini mendukung konektivitas basis data, rancangan user interface, masukkan/ keluaran (input/ output), dan pemrograman jaringan (network programming), dan termasuk sebagai paket-paket dasar bahasa Java.
·                     Java 2 Enterpise Edition (J2EE), J2EE menyediakan tempat untuk membangun dan menjalankan multitier enterprise editions. J2EE berisi paket-paket di J2SE ditambah paket-paket untuk mendukung pengembanganEnterprise JavaBeans, Java Servlets, JavaServer Pages, XML, dan kendali transaksi yang fleksibel.
·                     Java 2 Micro Edition (J2ME), J2ME selain menyedikan bahasa Java yang sama, unggul dalam portabilitas (kemampuan dapat dijalankan dimanapun),safe network delivery, seperti J2SE dan J2EE. Aplikasi-aplikasi dapat diskalakan (dimampukan) agar dapat bekerja dengan J2SE dan J2EE. J2ME adalah untuk beragam consumer electronic product, seperti pager, smart card, cell phone, handheld PDA, dan set-top box.
Ada 3 kombinasi kunci yang membuat Java menjadi teknologi yang secara fundamental berbeda dari yang lain, yang ada saat ini. Pertama, semua orang dapat menggunakanapplet yang kecil, aman, dinamik, lintas-platform, aktif, dan siap dijalankan di jaringan sejak awal. Kedua, Java adalah bahasa pemrograman yang ampuh, memiliki kekuatan desain berorientasi objek dengan sintaks yang sederhana dan mudah dikenal. Ketiga, Java adalah kumpulan class object yang ampuh, yang melayani programmer dengan uraian yang jelas untuk banyak fungsi sistem umum, seperti pembuatan window, penggunaan jaringan, dan input/ output.
Beberapa Fitur Penting Dalam Bahasa Java
·                     Bahasa Sederhana
·                                             Explicit pointer manipulation
·                                             Implicit type casting
·                                             Structures atau union
·                                             Operator overloading
·                                             Templates
·                                             Header files
·                                             Multiple inheritance
Java dirancang untuk mudah dipelajari dan digunakan dengan secara efektif. Java tidak mendukung fitur-fitur rumit seperti:
Rancangan bahasa Java telah berdasar teknologi yang telah terbukti dan dikembangkan di bahasa-bahasa pemrograman lainnya.

·                     Bahasa berororientasi objek
Java bukan turunan langsung dari bahasa pemrograman manapun, juga sama sekali tidak kompatibel dengan semuanya. Model objek Java adalah sederhana dan mudah dikembangkan, namun sejalan dengan itu, nilangan dan tipe data sederhana lain dianggap sebagai non-objek berkinerja tinggi.
OOP (
object oriented programming) adalah cara ampuh dalam pengorganisasian dan pengembangan perangkat lunak. Pada OOP, program komputer sebagai sekelompok objek yang saling berinteraksi. Objek-objek ini ada secara secara independent yang mempunyai aturan-aturan berkomunikasi dengan objek lain dan untuk memerinthakan objek lain guna meminta informasi tertentu atau meminta objek lain mengerjakan sesuatu.

·                     Bahasa statically typed
Semua objek dideklarasikan terlebih dahulu sebelum digunakan. Melalui fitur ini kode program lebih dapat dioptmasi untuk menghasilkan program berkinerja tinggi.

·                     Bahasa dikompilasi
Sebelum menjalankan program di bahasa Java, program dikompilasi menggunakan Java Compiler. Kompilais akan menghasilkan file “bytecode”yang serupa fungsinya dengan file kode mesin. Program “bytecode” yang dihasilkan dapat di eksekusi di sembarang Java Interpreter. Java Interpretermembaca file “bytecode” dan menterjemahkan perintah “bytecode” menjadi perintah-perintah bahasa mesin yang dapat di eksekusi mesin.

·                     Bahasa yang aman
1.           Bytecode verifier membaca bytecode sebelum dijalankan dan menjamin bytecode memenuhi aturan-aturan dasar bahasa Java
2.           Class loader menangani pemuatan kelas Java ke runtime interpreter.
3.           Manajer keamanan menangani keamanan tingkat aplikasi dengan mengendalikan apakah program berhak mengakses sumber daya seperti sistem file, port jaringan, proses eksternal dan sistemwindowing.
4.           Bahasa dirancang untuk mempersulit eksekusi kode perusak
5.           Program Java dikompilasi menajdi serangkaian bytecode.
6.           Java mempunyai pengamanan terhadap applet.
Java menggunakan model pengamanan 3 lapis untuk melindungi sistem dariUntrusted Java Code.
Selain itu Java menyediakan beragam teknik pengaman, yaitu:

·                     Bahasa indpenden terhadap platform
Platform independence merupakan kemampuan program bekerja di sistem operasi atau sistem komputer berbeda. Bahasa Java adalah bahasa yang secara sempurna tidak bergantung platform.

·                     Bahasa multithreading
Thread adalah menyatakan program komputer melakukan lebih dari satu tugas di satu waktu yang sama. Java menyediakan kakas untuk menulis program multithread, program mempunyai lebih dari 1 thread eksekusi pada saat yang sama sehingga memungkinkan program menagani beberapa tugas secara konkuren.

·                     Bahasa yang didukung garbage collector
Artinya, program tidak perlu menghapus sendiri objek-objek yang tidak digunakan lagi. Fasilitas ini mengurangi beban pengelolaan memori oleh pemrogram dan mengurangi atau mengeliminasi sumber kesalahan terbesar yang terdapat di bahasa yang memungkinkanalokasi dinamis.

·                     Bahasa yang tegar
Java interpreter memeriksa semua akses sistem yang dilakukan. Program java tidak dapat menyebabkan crash terhadap sistem. Java mempunyai mekanisme exception handling yang ampuh. Exception-handlingmenyediakan cara untuk memisahkan antara bagian penanganan kesalahan dengan bagian kode normal sehingga menuntun ke struktur kode program yang lebih bersih dan menjadikan aplikasi lebih tegar.
Token
Dalam Java ada yang dikenal dengan istilah token. Token merupakan elemen terkecil di program yang mempunyai arti bagi kompilator. Kompilator bertugas membaca karakter-karakter di kode sumber dan menerapkan aturan-aturan secara progresif menjadi potongan lebih besar seperti identifier, ekspresi, kalimat, dan kelas. Token Java dibagi 5, yaitu:
1.           Identifier
2.           Keyword
3.           Literal
4.           Operator
5.           Separator
Identifier
Identifier adalah token yang merepresentasikan nama. Dalam Java, identifier adalah nama yang diberikan untuk variable, class, atau method. Identifier boleh dimulai dengan huruf, underscore (_) atau tanda dollar ($). Identifier adalah case sensitive (membedakan huruf besar/ kecil) dan tidak ada batas maksimum.
Contoh :
username
user_name
_sys_var1
$change
keyword
Keyword (kata kunci) adalah dentifier yang digunakan dalam Java untk suatu tujuan khusus. Daftar keyword Java sebagai berikut:
abstract, Boolean, Break, Byte, byvalue, Case, Catch, Char, Class, Const, continue, default, Do, double, else, extends, false, final, finally, float, for, goto, if, implements, import, instanceof, In, Interface, Long, Native, New, Null, Package, private, protected, public, return, short, static, Super, Switch, synchronized, This, threadsafe, throwm Transient, True, Try, Void, while.
Literal
Penulisan besaran untuk variabel adalah penting, literal Java terdiri dari angka, karakter, dan string. Angka terdiri dari bilangan bulat (integer), bilangan mengambang (floating point), dan boolean. Nilai boolean untuk true dan false direpresentasikan sebagai 1 dan 0.
Operator
Operator menspesifikasikan evaluasi atau komputasi terhadap objek. Operan yang dioperasikan dapat berupa literal, variabel, atau nilai yang dikirim oleh metode atau fungsi.
Separator
Separator digunakan untuk menginformasikan ke komplator Java mengenai adanya pengelompokkan di kode program. Berikut daftar separator yang digunakan dalam Java:
Simbol
Nama
Penggunaan
( )
Kurung
Untuk menghimpun parameter dalam definisi dan pemanggilanmethod, juga digunakan untuk menyatakan tingkat pernyataan, menghimpun pernyataan, untuk pengaturan alur program, dan untuk menyatakan tipe cast (cast types)
{ }
Kurung Kurawal
Untuk menghimpunnilai yang otomatis dimasukkan ke dalam array, digunakan juga untuk mendefinisikan blok program, untuk cakupanclass, method, dan lokal.
[ ]
Kurung Kurawal
Untuk menyatakan tipe array dan untuk membedakan nilai array.
;
Titik Koma
Pemisah Pernyataan.
,
Koma
Pemisah urutan identifier dalam deklarasi variabel.
.
Titik
Untuk memisahkan nama paket dari sub-paket dan class dan untuk memisahkan variabel atau method dari variabel referensi.
Struktur Program Java
Penulisan program Java dapat dilakukan pada semua teks editor yang paling disukai baik itu editor handal semacam eclipse dan netbeans ataupun editor simpel seperti editplus, dan crimson. Dalam pembuatan program java yang harus diperhatikan dalam pembuatan program java adalah penulisan huruf besar dan kecil karena java memiliki sifat Case Sensitive. Berikut adalah bentuk umum dari penulisan program Java:
Pertama dalam program Java minimal terdapat sebuah
 class, dimana nama dari classtersebut diusahakan sama dengan nama file Java (arti dari class akan dijelaskan pada pertemuan selanjutnya), dan setiap class harus dibuka dengan tanda { dan ditutup dengan tanda ‘}’.
Contoh :
class bow{
(isi dari class)
Selanjutnya faktor utama lainnya yang wajib dimiliki dari sebuah program Java adalah harus memilik sebuah fungsi utama main(). Fungsi dari main() adalah dijadikan sebagai awal pengeksekusian aplikasi Java, kode (code) yang terdapat pada metode inilah yang akan dieksekusi pertama kali.
Contoh :
class bow{
public static void main(String[] args)
{
(tulis code/ program disini)
}
Metode main() didefinisikan sebagai public static void, berikut penjelasannya

·                     public, berarti metode ini dapat dipanggil dari luar class
·                     static, menunjukkan metode ini bersifat sama untuk semua class
·                     void, berarti metode ini tidak mengembalikan nilai.
·                     Argument args[] adalah array objek string argument baris-baris perintah
Didalam penulisan program Java kita dapat membuat sebuah komentar, ada dua jenis tipe komentar pada Java, yang pertama menggunakan pasangan simbol /* dan */. Semua tulisan yang berada dalam tanda tersebut akan diperlakukan sebagai komentar. Yang kedua menggunakan awalan simbol ‘//’, jadi semua tulisan sesudah tanda ini dan berada pada baris yang sama dianggap komentar.
Program Java Sederhana
Contoh :
class Hello {
public static void main(String[] args)
{
System.out.println("Hello World!");
}
}
Pembahasan ringkas :

·                     Kata kunci public disebut access modifier yang mengendalikan ketampakkan terhadap bagian-bagian program yang lain dalam menggunakan kode ini.
·                     Kata kunci class, segala sesuatu di program Java adalah berada di dalam suatu kelas. Berkenaan dengan contoh program sederhana diatas, namaclass-nya adalah Hello.
·                     Setelah kata kunci class adalah nama kelasnya. Nama kelas harus dimulai dengan huruf, setelah itu boleh kombinasi huruf dan angka. Dalam penamaan kelas tidak boleh menggunakan kata yang dicadangkan (reserved word yang kebanyakan merupakan kata kunci). Konvensi untuk penamaan kelas adalah kata benda dimulai dengan huruf capital (besar) di awal kata yang berarti.
·                     Class tersebut memiliki fungsi main() dengan parameter variabel argsdengan tipe array dari String. Fungsi main ini yang akan mengeksekusi statement System.out.println (“Hello World!”); untuk menampilkan kataHello World! ke console.
·                     Pasangan kurung kurawal merupakan awal dan akhir badan dari metode. Di Java tiap kalimat harus diakhiri dengan titik koma (; semicolon). Ekspresi diatas memanggil fungsi atau metode println() di objek out yang berada di objek System. Objek out merupakan standar output. Sementara kelasSystem adalah kelas yang melindungi atau mengkapsulkan seluruh fungsionalitas sistem.
Variabel, Tipe Data, Dan Operator
Variabel
Di Java setiap variabel memiliki sebuah tipe data, Untuk membuat sebuah variabel, pertama kita tempatkan tipe dari variabel itu dan diikuti oleh nama dari variabel yang akan dibuat.
Contoh :
double gaji;
int hariKerja;
long jumlahPenduduk;
char c;
boolean udah;
Setiap pendeklarasian sebuah variabel harus diakhiri dengan sebuah semicolon ;. Semicolon dibutuhkan karena pendeklarasian sebuah variabel adalah sebuah statement di Java.
Berikut ini aturan-aturan dalam membuat variabel pada Java :

·                     Nama dari sebuah variabel harus dimulai dengan sebuah huruf dan selanjutnya dapat diikuti dengan huruf atau angka.
·                     Huruf yang bisa digunakan adalah dari ‘A’’Z', ‘a’’z', angka dri 1-9 dan juga simbol ‘_’ dan $ , Untuk simbol lain dan spasi tidak dapat digunakan.
·                     Dalam penamaan variabel juga tidak diperkenankan menggunakan reserved word dari Java.
Dalam pendeklarsian variabel kita juga bisa menyatukan dua variabel dalam pendeklarasiannya
Contoh :
int i, j;
long y,x;
char a,b;
Sebuah variabel dapat diberikan nilai awal setelah atau pada saat dideklarasikan
contoh :
int nilai;
nilai=10;
atau
int nilai=10;
Sebuah variabel dapat juga bertukar nilai atau saling memberi dengan variabel lainnya
contoh :
int nilai1=10;
int nilai2;
nilai2=nilai1;
Tipe Data
Tipe data mendefinisikan metode penyimpanan untuk mereperesentasikan informasi dan cara informasi diinterprentasikan. Tipe data berkaitan erat dengan penyimpanan variabel di memori karena tipe data variabel menentukan cara kompilator menginterpretasikan isi memori. Tipe data dalam Java dibagi 2 kategori:

·                     Sederhana, Tipe data sederhana merupakan tipe inti. Tipe sederhana ini tidak diturunkan dari tipe lain. Tipe ini sering disebut juga dengan tipe primitive. Terdapat 8 tipe tipe sederhana dan dipisahkan dalam 4 kelompok:
·                     Empat tipe adalah untuk bilangan bulat (integer) bertanda: byte, short, int,dan long.
·                     Dua untuk tipe angka titik mengambang (floating point) atau bilangan pecahan:float dan double.
·                     Satu untuk tipe karakater yaitu char, mewakili simbol pada himpunan karakter seperti tulisan dan angka.
·                     Satu untuk tipe Boolean, merupakan tipe khusus untuk menunjukkan besaran logika (nilai-nilai logika).
·                     Komposit, Tipe data komposit disusun dari tipe data sederhana atau tipe komposit lain yang telah ada. Tipe ini antara lain: string, array, class, daninterface.
Byte
byte adalah tipe 8-bit bertanda. Sebaiknya digunakan jika kita menangani aliran-aliran byte asing dari network atau file. Variabel byte dideklarasikan dengan kata kunci byte. Contohnya, dibawah ini adalah deklarasi 2 variabel byte yang diberi nama b dan c. Variabel c dinisialisasi dengan nilai 0×55.
byte b;
byte c = 0x55;
Short
short adalah tipe 16-bit bertanda. Tipe ini mungkin merupakan tipe yang paling jarang digunakan karena bersifat big-endian (pengurutan byte), format data bitatas di depan, sehingga tidak mungkin diolah pada mesin-mesin little-endian seperti PC (Personal Computer). Saat ini, komputer 16-bit umum digunakan dalam industri video-game, dalam hal ini kita tidak banyak berurusan dengan besaran-besaran variabel short. Berikut beberapa contoh deklarasi variabel short:
short s;
short t = 0x55aa;
Integer
Integer adalah tipe yang paling banyak digunakan pada program. Program Java terdapat 5 integer, yaitu:
Tipe
Ukuran
Range
byte
8 bit
-128 s/d 127
short
16 bit
-32768 s/d 32767
int
32 bit
-2147483648 s/d 2147483647
long
64 bit
-9223372036854775808 s/d 9223372036854775807
char
16 bit
0 s/d 65535
Tipe Char dapat dipandang sebagai bilangan bulat yang mengkodekan karakter Unicode. Pada kebanyakan situasi tipe int paling banyak digunakan. Untuk bilangan besar, maka digunakan tipe long. Tipe byte dan short terutama digunakan untuk aplikasi khusus seperti penanganan file level rendah atau array besar yang disimpan tempat kecil.
int adalah tipe 32-bit bertanda. Tipe ini paling banyak digunakan untuk menyimpan besaran integer sederhana, karena nilainya dapat mencapai triliyunan. int sangat baik digunakan untuk pertambahan array dan pencacahan. Contoh deklarasi variabel int:
int i;
int j = 0x55aa0000;
Long
long adalah tipe 64-bit bertanda. Ada beberapa kasus dimana int tidak cukup besar untuk menampung nilai yang diinginkan. Ketika menghitung pernyataan integer dengan bilangan yang cukup besar, operasi perkalian dapat menghasilkan bilangan ribuan triliyun. Dalam kasus seperti ini, kita membutuhkan tipe long. Berikut contoh deklarasi variabel long:
long m;
long n = 0x55aa000055aa0000;
Jalannya program Java bebas menggunakan ukuran berapapun untuk variabel yang diperlukan selama tipe bersifat seperti yang didefinisikan.
Karakter (Char)
Pada Java, tipe integer terkecil adalah byte yang menyimpan besaran 8-bit yang biasa ditemukan pada variabel char di pemrograman C dan C++. Karena Java menggunakanUnicode untuk merepesentasikan karakter pada string, maka tipe char menjadi 16-bit tidak bertanda dan digunakan untuk menyimpan puluhan ribu karakter dari kumpulan karakter Unicode international. Tidak ada char negatif. Kumpulan karakter standar yang dikenal sebagai ASCII hanya meliputi rentang nilai dari 0 sampai 127 dan memiliki pengembangan kumpulan karakter 8-bit, ISO-Latin-1 dari 0 sampai 255.
Pertama kali memang terlihat sebagai pemborosan menggunakan sampai 16- bit untuk tiap karakter, karena kita telah terbiasa menggunakan huruf A sampai Z dan beberapa karakter ASCII lainnya. Tetapi untuk jangka panjang, program-program aplikasi akan lebih dihargai diluar negara berbahasa Inggris karena kemampuan ini. Unicode merupakan penyatuan lusinan kumpulan karakter termasuk Latin, Yunani, Arab, Cyrillic (Rusia), Hebrew (Israel), Katakana (Jepang), Hangul (Korea), dan lainlain. Informasi lebih lengkap tentang Unicode daapt dilihat di http://www.unicode.org dan http://www.stonehead.com/unicode.html. Berikut beberapa contoh deklarasi variabel
char:
char c;
char c2 = 0xf132;
char c3 = a;
char c4 = n;

Meskipun
 char tidak digunakan sebagai integer, kita dapat mengoperasikannya sebagai integer. Berikut contoh yang kita mulai dari karakter awal dan menambahkan integer yang merepresentasikan digit yang kita inginkan:
int three = 3;
char one = 1;
char four = (char) (three + one);
Variabel four akhirnya berisi karakter 4. Perhatikan bahwa one pada pernyataan tersebut dinaikkan menjadi int, sehingga dibutuhkan cast untuk mengembalikan besaran menjadi char sebelum dimasukkan ke dalam four.
Floating-Point
Bilangan pecahan (floating-point) atau lebih dikenal sebagai bilangan riil pada bahasa pemrograman lain, digunakan pada fungsi perhitungan yang membutuhkan ketelitian pecahan. Contoh penggunaaanya seperti perhitungan yang rumit, yaitu akar kuadrat atau fungsi transendental seperti sinus dan cosinus. Java mengimplementasikan standar himpunan tipe (IEEE-754) dan operator bilangan pecahan. Terdapat 2 tipe floating point, yaitu:
Tipe
Ukuran
Range
float
32 bit
3.4E-038 s/d 3.4E+038
doublet
64 bit
1.7E-308 s/d 1.7E+308
Float
Dispesifikasikan dengan kata kunci float, menggunakan 32-bit untuk menyimpan nilai. Ketelitian tunggal diolah lebih cepat pada sejumlah prosesor dan hanya mengambil ruang setengahnya, tetapi akan mulai tidak teliti jika nilai yang diolah terlalu besar atau terlalu kecil. Perhitungan sederhana yang membutuhkan hanya sedikit ketelitian pecahan, misalkan perhitungan total suatu besaran, dimana kita hanya membutuhkan ketelitian sepersepuluh, dapat direperesentasikan dengan tepat, yaitu dengan float. Berikut contoh deklarasi variabel float:
float f;
float f2 = 3.14f;
Double
Dinyatakan dengan kata kunci double, menggunakan 64-bit untuk menyimpan nilai. Semua fungsi matematis transcendental, seperti sin, cos, dan sqrt, menghasilkan besaran double. Jika kita ingin menjaga ketelitian sampai banyak perulangan perhitungan atau mengolah bilangan besar, double adalah pilihan terbaik. Berikut contoh deklarasi variabel double:
double d;
double pi = 3.14159365358979323846;
Boolean
Java memiliki tipe data sederhana untuk besaran logika yang disebut boolean. Tipe ini hanya dapat memiliki 2 kemungkinan nilai, yaitu true atau false. Tipe inilah yang dikeluarkan oleh semua operator perbandingan, seperti (a < b). Boolean juga merupakan tipe yang dibutuhkan oleh semua operator pengatur alur bersyarat, seperti if, while, dando. Berikut deklarasi variabel boolean:
boolean done = false;
Array
Array adalah kelompok variabel dengan tipe sejenis dan dinyatakan dengan nama yang sama. Dengan kata lain, array merupakan tipe khusus yang menyatukan sekelompok variabel dengan tipe yang sama.
Jika kita ingin mendeklarasikan
 array 12 buah integer, kita menciptakan tipe baru, yaitu array of int. Contoh berikut ini menunjukkan deklarasi variabel month_days dengan tipe array of int:
int month_days [];
Operator
Pada sub bab sebelumnya telah dijelaskan secara singkat mengenai operator. Operator dapat diartikan juga simbol yang biasa digunakan dalam menulis suatu pernyataan dalam bahasa pemrograman. Operator akan melakukan suatu operasi terhadap operand sesuai dengan fungsinya, seperti penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan sebagainya.
Operator di Java ada 7 macam, yaitu :

·                     Operator penugasan
·                     Operator matematika
·                     Operator penaikan dan penurunan
·                     Operator bitwise ( manipulasi bit ) tidak dibahas
·                     Operator relasional
·                     Operator logika Boolean
·                     Operator majemuk
Operator Penugasan
Operator ini yang paling sederhana dan hanya dilambangkan dengan karakter = . Operator ini digunakan untuk menugaskan suatu nilai ke suatu variabel. Contoh:
int var = 1;
Uniknya, operator ini dapat digunakan secara berantai. Contoh:
int a,b,c;
a = b = c = 99;
Operator Matematika
Operator ini digunakan dalam ekspresi matematika. Operator matematka yang dikenal dalam Java adalah sebagai berikut:
Operator
Keterangan
Contoh
Hasil
+
Penjumlahan
4 + 5
9
-
Pengurangan
9 2
7
*
Perkalian
3 * 4
12
/
Pembagian
9 / 3
3
%
Modulus ( sisa bagi )
7 % 2
1
Operator matematika hanya dapat digunakan dengan operan bertipe bilangan, baik bilangan bulat maupun pecahan, serta tipe data char yang merupakan pengecualian. Tipe data char menyimpan informasi karakter dengan menggunakan bilangan yang merepresentasikan karakter tersebut. Contoh:
int x = 10;
int y = 2;
int z = x * y;

char x = a;
z = x * 10;

Dalam Unicode, karakter a direpresentasikan dengan angka desimal 97. Sehingga
: z = x * 10;
pada kondisi ini adalah sama dengan:
z = 97 * 10;
Operator Penaikan dan Penurunan
Operator ini digunakan untuk menaikkan atau menurunkan suatu nilai integer (bilangan bulat) sebanyak satu satuan dan hanya dapat digunakan pada variabel. Operatoroperator tersebut adalah
Operator
Keterangan
++
Penambahan dengan nilai satu
Pengurangan dengan nilai satu
Operator ini dapat ditempatkan sebelum atau sesudah variabel. Jika ditempatkan sebelum variabel, maka variabel tersebut akan dikurangi/ ditambah dengan 1 sebelum di operasikan. Sebaliknya, jika operator ini diletakkan sesudah variabel, maka variabel tersebut akan di operasikan terlebih dahulu dan kemudian di tambahkan/ dikurangi dengan 1. Contoh penggunaannya :
x = x + 1; dapat ditulis menjadi x++; atau ++x;
y = y
1; dapat ditulis menjadi y–; atau –y;

int x = 10;
int y , z;
y = ++x;
z = x++;
Variabel y mendapatkan nilai dari nilai x yang ditambahkan dengan 1 terlebih dahulu, sehingga nilai y adalah 11. Variabel z mendapatkan nilai dari nilai x yang belum ditambahkan dengan 1terlebih dahulu, sehingga nilai z adalah 10.
Operator Relasional
Operator ini digunakan untuk membandingkan dua buah nilai operand dan menghasilkan nilai Boolean, yaitu true atau false. Berikut ini operator relasional dalam Java:
Operator
Keterangan
==
Sama dengan ( membandingkan, bukan penugasan )
!=
Tidak sama dengan
> 
Lebih besar dari
< 
Lebih kecil dari
>=
Lebih besar dari atau sama dengan
<=
Lebih kecil dari atau sama dengan
Operator ini banyak digunakan sebagai kontrol alur eksekusi program seperti dalam pernyataan if, while, do, for, dan lain-lain. Contoh penggunaan :
If(x>10)
{
x = 0;
}
Jika nilai x lebih dari 10 maka akan mengeksekusi operasi dibawahnya, yaitu nilai x menjadi 0.
Operator Logika Boolean
Operator ini hanya digunakan untuk melakukan operasi pada operand yang bertipe boolean. Berikut daftar operator logika boolean :
Operator
Keterangan
&
Logika AND
|
Logika OR
^
Logika XOR
!
Logika NOT
&&
Short circuit Logika AND
||
Short circuit Logika OR
==
Logika sama dengan ( membandingkan, bukan penugasan )
!=
Logika tidak sama dengan
Berikut contoh penggunaan operator logika boolean :
If(x!=0 && y>=10)
{
z = 15;
}
Menggunakan short circuit AND (&&). Jika Boolean x!=0 bernilai false, maka Boolean y>=10 tidak akan dieksekusi. Jika Boolean x!=0 bernilai true, maka Boolean y>=10 dieksekusi. Jika keduanya bernilai true, maka akan mengeksekusi statement dibawahnya, yaitu memasukkan nilai 15 ke variabel z.

If(x!=0 & y>=10)
{
z = 15;
}
Menggunakan logika AND (&). Mengeksekusi semua ekspresi yang terlibat. Boolean x!=0 dan y>=10 pasti dieksekusi. Jika keduanya bernilai true, maka akan mengeksekusi statement dibawahnya, yaitu memasukkan nilai 15 ke variabel z.
Operator Majemuk
Operator ini merupakan gabungan dari operator yang telah dibahas sebelumnya dengan operator penugasan. Berikut operator majemuk pada Java yang dipelajari:
Operator
Keterangan
+ =
Logika AND
- =
Logika OR
* =
Logika XOR
/ =
Logika NOT
% =
Short circuit Logika AND
Berikut contoh penggunaannya:
hasil += 10; memiliki arti yang sama dengan hasil = hasil + 10;
hasil -= 20; memiliki arti yang sama dengan hasil = hasil – 20;dan seterusnya.
Contoh Program 1
class test2 {
public static void main (String args []) {
int a = 2;
int b = 1; int c = 3; a += 5; b *= 4; c += a * b; c %= 6*a; System.out.println("a = " + a); System.out.println("b = " + b); System.out.println("c = " + c); }
class test2 {
Output Program 1
a = 7
b = 4
c = 31
Sejarah Singkat Java
   Pada tahun 1991, sekelompok insinyur SUN yang dipimpin Patrick Naughtonan James Gosling ingin merancang bahasa komputer untuk perangkat consumer seperti cable Tv box. Karena perangkat itu tidak mempunyai banyak memori, bahasa harus berukuran kecil dan menghasilkan kode yang liat, maka bahasa harus bebas dari arsitektur manapun. Proyek ini diberi nama kode Green.
   Nama JAVA sendiri terinspirasi pada saat orang–orang di proyek Green sedang menikmati secangkir kopi di sebuah kedai kopi yang kemudian dengan tidak sengaja salah satu dari mereka menyebutkan kata JAVA yang mengandung arti asal bijih kopi. Kebutuhan kecil, liat dan kode netral terhadap platform mengantar tim mempelajari implementasi Pascal yang pernah dicoba. Niklaus Wirth, pencipta bahasa Pascal telah merancang bahasa portable yang menghasilkan kode antara untuk mesin hipotesis.
   Pada tahun 1995, Netscape memutuskan membuat browser yang dilengkapi dengan Java. Setelah itu diikuti IBM, Symantec, Inspire, bahkan Microsoft. Bahasa Java merupakan karya Sun Microsystem Inc. Rilis resmi dilakukan pada Nopember 1995. Maskot Java adalah Duke. Dua bulan berikutnya Netscape menjadi perusahaan pertama yang memperoleh lisensi bahasa Java dari Sun.