Kamis, 14 Mei 2015

pengenalan program java dan netbeans


PENGENALAN JAVA DAN NETBEANS 
Sebelum melangkah kepada penjelasan Object Oriented Programming (OOP) yang
nantinya akan kita implementasikan di bahasa pemrograman java, maka perlu kiranya kita
mengetahui dan mengenal java.
Java adalah bahasa pemrograman yang berorientasi objek (OOP) dan dapat dijalankan
pada berbagai platform sistem operasi. Perkembangan Java tidak hanya terfokus pada satu
sistem operasi, tetapi dikembangkan untuk  berbagai sistem operasi dan bersifat  open
source. Java berasal dari pengembangan bahasa C++ sehingga strukturnya seperti bahasa
C++.
Ialah James Gosling dan Patrick Naughton yang berhasil mengembangkan Java dalam
suatu proyek dari SUN Microsystem. Awalnya James ingin memberi bahasa pemrograman
tersebut dengan nama OAK yang berasal dari pohon yang terdapat pada kantor James
Gosling, tetapi akhirnya diberi nama Java setelah mendapat ide sewaktu minum kopi.
Java sering digunakan oleh semua segmen, karena mampu merambah seluruh hal, dari
pemrogaman dekstop hingga pemrograman mobile (mobile programming) dan Java juga
terkenal mudah digunakan, karena seluruh sistem operasi dapat menjalankan Java. Sistem
operasi itu antara lain  Window, Linux, DOS, Unix, dan  lain-lainnya sehingga banyak
pengguna memakainya.
 Java telah berkembang dari semula diciptakan untuk pemrograman  applet   (program
komputer yang telah dikompilasi menjadi  bytecode, yaitu suatu  keadaan program yang
dapat dieksekusi langsung; tambahan di dalam suatu homepage selain gambar) yang
berjalan di web browser menjadi bahasa pemrograman yang terkenal untuk pengembangan
berbagai  aplikasi komputer yang berjalan  di beragam perangkat mulai dari handled
devices seperti handphone, PDA (Personal Digital Assistant) sampai aplikasi khusus yang
tersebar di berbagai macam komputer server.
Apakah bahasa Java itu mudah? Bahasa Java merupakan bahasa sederhana, hanya terdiri
beberapa struktur yang tetap, sering disebut sebagai bahasa C++ yang kurang, karena
susunannya yang lebih kecil dibanding  bahasa C++. Namun karena diatur secara baik,
bahasa Java mudah diperluas melalui  pengembangan-pengembangan untuk keperluan
khusus.
 Namun bila dikaitkan dengan seluruh kemampuan yang luar biasa tentu java bukan bahasa
yang sederhana dan mudah. Walaupun begitu  bila kita menyenanginya, mempelajari
bahasa Java tidaklah terlalu sulit.
Mengapa Mempelajari JAVA?
Berdasarkan white paper resmi dari SUN, Java memiliki karakteristik berikut :
1. Sederhana (Simple)
Bahasa pemrograman Java menggunakan Sintaks mirip dengan C++ namun sintaks
pada Java telah banyak diperbaiki terutama menghilangkan penggunaan pointer yang
rumit dan multiple inheritance. Java juga menggunakan automatic memory allocation
dan memory garbage collection.
2. Berorientasi objek (Object Oriented)  Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
2
Java mengunakan pemrograman berorientasi objek yang membuat program dapat
dibuat secara modular dan dapat dipergunakan kembali. Pemrograman berorientasi
objek memodelkan dunia nyata kedalam objek dan melakukan interaksi antar objekobjek tersebut.
3. Terdistribusi (Distributed)
Java dibuat untuk membuat aplikasi terdistribusi secara mudah dengan adanya
libraries networking yang terintegrasi pada Java.
4. Interpreted
Program Java dijalankan menggunakan interpreter yaitu Java Virtual Machine (JVM).
Hal ini menyebabkan source code Java yang telah dikompilasi menjadi Java bytecodes
dapat dijalankan pada platform yang berbeda-beda.
5. Robust
Java mempuyai reliabilitas yang tinggi. Compiler pada Java mempunyai kemampuan
mendeteksi error secara lebih teliti dibandingkan bahasa pemrograman lain. Java
mempunyai  runtime-Exception handling  untuk membantu mengatasi error pada
pemrograman.
6. Secure
Sebagai bahasa pemrograman untuk aplikasi internet dan terdistribusi, Java memiliki
beberapa mekanisme keamanan untuk menjaga aplikasi tidak digunakan untuk
merusak sistem komputer yang menjalankan aplikasi tersebut.
7. Architecture Neutral
Program Java merupakan platform independent. Program cukup mempunyai satu buah
versi yang dapat dijalankan pada platform berbeda dengan Java Virtual Machine.
8. Portable
Source code maupun program Java dapat dengan mudah dibawa ke platform yang
berbeda-beda tanpa harus dikompilasi ulang.
9. Performance
Performance pada Java sering dikatakan kurang tinggi. Namun performance Java dapat
ditingkatkan menggunakan kompilasi Java lain seperti buatan Inprise, Microsoft
ataupun Symantec yang menggunakan Just In Time Compilers (JIT).
10. Multithreaded
Java mempunyai kemampuan untuk membuat suatu program yang dapat melakukan
beberapa pekerjaan secara sekaligus dan simultan.
11. Dynamic
Java didesain untuk dapat dijalankan pada lingkungan yang dinamis. Perubahan pada
suatu  class  dengan menambahkan properties ataupun method dapat dilakukan tanpa
menggangu program yang menggunakan class tersebut.
1. Fase Pemrograman Java
Gambar dibawah ini menjelaskan aliran proses kompilasi dan eksekusi sebuah program
Java :  Langkah pertama dalam pembuatan sebuah program berbasis Java adalah menuliskan
kode program pada text editor. Contoh text editor yang dapat digunakan antara lain :
notepad, vi, emacs dan lain sebagainya. Kode program yang dibuat kemudian
tersimpan dalam sebuah berkas berekstensi .java.
Setelah membuat dan menyimpan kode program, kompilasi file yang berisi kode
program tersebut dengan menggunakan Java Compiler. Hasil dari adalah berupa berkas
bytecode dengan ekstensi .class.
Berkas yang mengandung  bytecode tersebut kemudian akan dikonversikan oleh Java
Interpreter menjadi bahasa mesin sesuai dengan jenis dan platform yang digunakan.
Java
Compiler
Java
Interpreter
Hello.java
Editor
Hello.class
Satu kali  Berkali-kali setiap
Program dijalankan
Proses  Tool  Hasil
Menulis kode program   Text editor   Berkas berekstensi .java
Kompilasi program   Java Compiler   Berkas berekstensi .class(Java Bytecodes)
Menjalankan program   Java Interpreter   Program Output
Macam-macam Text Editor / Tool yang  umum digunakan untuk menuliskan source
code Java, antara lain :
a. NotePad
b. JCreator ( http://www.jcreator.com )
c. Edit Plus ( http://www.editplus.com )
d. Gel ( http://www.gexperts.com )
e. JFrameBuilder ( http://www.mars3000.com )
f. NetBeans (www.netbeans.org )
g. Eclipse (http://www.eclipse.org )
h. Borland JBuilder (www.borland.com )
i. JDeveloper (http://www.oracle.com/technology/jdev ), dan lain-lain
2. Pengenalan NetBeans
NetBeans mengacu pada dua hal, yakni platform untuk pengembangan aplikasi
desktop java, dan sebuah  Integrated Development Environment (IDE) yang dibangun
menggunakan platform NetBeans.
Platform NetBeans memungkinkan aplikasi dibangun dari sekumpulan komponen
perangkat lunak moduler yang disebut 'modul'. Sebuah modul adalah suatu arsip Java
(Java  archive) yang memuat kelas-kelas Java untuk berinetraksi dengan  NetBeans
Open API dan file manifestasi yang mengidentifikasinya sebagai modul. Aplikasi yang
Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
3Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
4
dibangun dengan modul-modul dapat dikembangkan dengan menambahkan modulmodul baru. Karena modul dapat dikembangkan secara independen, aplikasi berbasis
platform NetBeans dapat dengan mudah dikembangkan oleh pihak ketiga secara
mudah dan powerful.
Platform NetBeans
Platform NetBeans adalah framework yang dapat digunakan kembali (reusable) untuk
menyederhanakan pengembangan aplikasi desktop. Ketika aplikasi berbasis platform
NetBeans dijalankan, kelas Main dari platform dieksekusi. Modul-modul yang tersedia
ditempatkan di sebuah registry di dalam memori, dan tugas startup modul dijalankan.
Secara umum, kode modul dimuatkan ke dalam memori hanya ketika ia diperlukan.
Aplikasi dapat menginstal modul secara dinamis. Aplikasi dapat memasukkan modul
Update Center untuk mengijinkan pengguna aplikasi men-download digitally-signed
upgrade dan fitur-fitur baru secara langsung ke dalam aplikasi yang berjalan.
Penginstalan kembali sebuah upgrade atau  rilis baru tidak memaksa pengguna untuk
men-download keseluruhan aplikasi lagi.
Platform NetBeans menawarkan layanan-layanan yang umum bagi aplikasi desktop,
mengijinkan pengembang untuk fokus ke logika yang spesifik terhadap aplikasi. Fiturfitur yang disediakan oleh platform NetBeans:
• Manajemen antarmuka (misal: menu & toolbar)
• Manajemen pengaturan pengguna
• Manajemen penyimpanan (menyimpan dan membuka berbagai macam data)
• Manajemen jendela
• Wizard framework (mendukung dialog langkah demi langkah)
NetBeans IDE
NetBeans IDE adalah IDE ( integrated development environment ) open source yang
ditulis sepenuhnya dengan bahasa pemrograman Java menggunakan platform
NetBeans. NetBeans IDE mendukung pengembangan semua tipe aplikasi Java (J2SE,
web, EJB, dan aplikasi  mobile). Fitur lainnya adalah sistem proyek berbasis Ant,
kontrol versi, dan refactoring.
Paket-Paket Tambahan NetBeans IDE
- NetBeans Mobility Pack
NetBeans Mobility Pack adalah alat untuk mengembangkan aplikasi yang berjalan
pada perangkat bergerak (mobile), umumnya telepon seluler, tetapi juga mencakup
PDA, dan lain-lain.
NetBeans Mobility Pack dapat digunakan untuk menulis, menguji, dan  debugging
aplikasi untuk perangkat  bergerak yang menggunakan teknologi berplatform Java
Micro Edition (platform Java ME). Paket ini mengintegrasikan dukungan terhadap
Mobile Information Device Profile (MIDP) 2.0,  Connected Limited Device
Configuration (CLDC) 1.1, dan  Connected Device Configuration (CDC). Emulator
dari pihak ketiga dapat diintegrasikan  dengan mudah untuk lingkungan pengujian Pemrograman Berorieentasi Obyek ( Bab 2 )
Oleh : Muhammad Ichwanudin
5
yang lebih kokoh.  NetBeans Mobility Pack saat ini tersedia dalam dua klaster yang
berbeda, yang satu memuat CDC dan yang lainnya CLDC.
- NetBeans Profiler
NetBeans Profiler adalah alat untuk mengoptimalkan aplikasi Java, membantu
menemukan kebocoran memori dan mengoptimalkan kecepatan.
Profiler ini berdasarkan sebuah proyek riset  Sun Laboratories yang dahulu bernama
Jfluid. Riset tersebut mengungkap teknik tertentu yang dapat digunakan untuk
menurunkan  overhead proses  profiling aplikasi Java. Salah satu dari teknik tersebut
adalah instrumentas i kode byte dinamis, yang berguna untuk  profiling aplikasi Java
yang besar. Dengan menggunakan instrumentasi kode byte dinamis dan algoritmaalgoritma tambahan,  Netbeans Profiler mampu mendapatkan informasi  runtime
aplikasi yang terlalu besar atau kompleks bagi  profiler lain. NetBeans IDE 6.0 akan
mendukung  Profiling Point yang memungkinkan kita memprofilkan titik yang tepat
dari eksekusi dan mengukur waktu eksekusi.
- NetBeans C/C++ Pack
NetBeans C/C++ Pack menambahkan dukungan terhadap pengembang C/C++ ke
NetBeans IDE 5.5. Paket ini memperbolehkan pengembang menggunakan sekumpulan
kompiler dan alat sendiri bersama dengan NetBeans IDE untuk membangun aplikasi
native untuk MS Windows, Linux, dan Solaris. Paket ini membuat editor mengenali
bahasa C/C++ dan menyediakan  project template, browser kelas yang dinamis,
dukungan pembuatan file dan fungsionalitas  debugger. Para pengembang juga dapat
mengembangkan paket tersebut dengan fungsionalitas tambahan mereka sendiri.
- NetBeans Enterprise Pack
NetBeans Enterprise Pack memperluas dukungan terhadap pengembangan aplikasi
perusahaan dan web service mulai NetBeans IDE 5.5.
Enterprise Pack ini mengembangkan kemampuan untuk menulis, menguji, dan debug
aplikasi dengan arsitektur berorientasi layanan (Service-Oriented Architecture)
menggunakan XML, BPEL, dan Java web service. Paket ini menambahkan alat desain
visual untuk pemodelan UML, skema XML, dan  web service orchestration, juga
dukungan untuk web service dengan menggunakan identitas yang aman. Paket ini juga
menginstal dan mengkonfigurasi runtime yang diperlukan, termasuk mesin BPEL dan
server manajemen identitas yang terintegrasi dengan  Sun Java System Application
Server.
- NetBeans Ruby Pack
Versi NetBeans 6.0 mengijinkan pengembangan IDE menggunakan Ruby dan Jruby,
sebagaimana Rails untuk dua implementasi Ruby yang lain. Preview NetBeans Ruby
Pack tersedia sejak rilis Milestone 7 NetBeans 6.
Ruby Pack memasukkan fungsionalitas editor seperti:
• Pengeditan dasar
• Pewarnaan sintaks untuk Ruby
• Pelengkapan kode
• Occurence highlighting
• Pop-up dokumentasi yang terintegrasi untuk pemanggilan Ruby API
• Analisis semantik dengan  highlighting parameter dan variabel lokal yang tidak
terpakai  - NetBeans JavaScript Editor
NetBeans JavaScript Editor menyediakan perluasan dukungan terhadap Java

Tidak ada komentar:

Posting Komentar